KU SAPA KAU DALAM DOA KU

(Salam Rindu untuk mu Ayah)



Dalam khayal kau nampak jelas 
suratan zaman kian mengikis peradaban ini
namun cermin akan diri mu tetap utuh 
ini bukan persoalan jemari saling bersentuhan
tetapi kalbu yang sering menyapa dalam Doa

untuk berpaling di pangkuan mu adalah sesuatu yang mustahi bagi ku
sebab kita telah di pisahkan oleh Tuhan
kau titipkan aku sesosok wanita perkasa yang mampu
menjadi diri mu serta dirinya yang sebenarnya

ayah teruslah menyapa aku dalam tidur ku,
karena itulah tempat kita untuk saling berbagi rasa
dunia itu tak lagi menjadi mimpi
tetapi nyata namum berakhir dengan fotamorgana. 

Hanya dengan khiasan katinilah
aku dapat menyuarakan isi kerinduan hati ini 
aku rindu akan bisikin mu, aku rindu akan pelukan mu
sebab rindulah menjadi isyarat agar aku dapat menyapa dikau


Yogyakarta, Awal Februari 2017
Supriyanto R Senen







                                                                                                   

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »